Close

June 8, 2017

Apakah Kolagen dan Gluthation Aman Dikonsumsi?

Di era modern ini, hampir sebagian masyarakat telah menyadari bahwa tubuh membutuhkan berbagai nutrisi dasar, contohnya vitamin C, vitamin D dan kalsium. Namun, selain nutrisi dasar tersebut, tubuh juga membutuhkan elemen yang lebih kompleks, sebut saja kolagen dan gluthation.

Kolagen dan gluthation memiliki kandungan protein yang berlimpah, dimana fungsinya pun beragam. Sebaiknya Anda mulai berpikir untuk mengonsumsi asupan kolagen dan gluthation dengan dosis yang sesuai dan dikonsumsi secara teratur.

Lantas, apa itu kolagen dan apakah kolagen aman dikonsumsi ?

Kolagen merupakan sebuah protein yang berserat larut yang seperti diantaranya merupakan protein. Ia juga disebut-sebut sebagai asam amino rantai panjang yang tersusun dari berbagai komposisi, yakni asam amino glisin, arginin, prolin dan hidroksiprolin.

Kolagen dapat mendukung struktur dan kekuatan dari otot dan tulang, serta menciptakan elastisitas bagi kulit. Tidak hanya itu, kolagen tersebut juga akan berperan untuk mengembangkan pertumbuhan sel baru sebagai ganti dari sel lama yang telah mati. Dengan demikian, kolagen berfungsi sebagai pelindung organ-orang yang berada dalam tubuh manusia.

Kolagen memiliki banyak manfaat untuk tubuh, terutama empat bidang utama, yakni kulit, perut, sendi dan nafsu makan. Pada kulit, kolagen bermanfaat untuk membalikkan tanda-tanda penuaan yang mulai muncul karena bertambahnya usia. Ia juga berkemampuan untuk meningkatkan elastisitas dan kelembaban dari kulit agar nampak lebih muda.

Pada perut, kolagen ini memungkinkan adanya pelumasan perut dan sistem pencernaan, sehingga pencernaaan akan lebih mudah. Dalam hal ini, kolagen pun bertugas untuk memberikan perlindungan terhadap usus dan saluran pencernaan dari kondisi yang bersifat merusak, contohnya saja bisul.

Kesehatan sendi juga dapat dipengaruhi oleh konsumsi kolagen tiap harinya. Dengan mengonsumsi kolagen secara teratur, maka elastisitas kulit pun akan meningkat. Selain itu, bantalan sendi pun akan memperoleh pelumasan, sehingga mobilitas sendi dapat meningkat dan meminimalisir adanya peradangan yang bisa berisiko terserang nyeri sendi.

Manfaat kolagen lainnya ialah untuk mengontrol nafsu makan. Dengan mengonsumsi nutrisi tersebut, maka keinginan untuk mengonsumsi karbohidrat dan gula pun akan menurun. Tidak hanya itu, kolagen juga akan meminimalisir adanya lemak hormonal di perut serta meminimalisir keinginan makan secara berlebihan.

Selain berbagai manfaat tersebut, mengonsumsi kolagen rupanya memberikan dampak yang baik untuk kehidupan sehari-hari, yakni memperbaiki penglihatan, membantu agar tidak lebih nyenyak, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengontrol stres, meningkatkan respon kekebalan tubuh dan berbagai manfaat baik lainnya.

Sementara gluthation juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk mencegah timbulnya penyakit. Glutathion sendiri berkemampuan sebagai antioksidan yang mengandung vitamin C dan E dalam bentuk yang aktif. Glutathion memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh jika dikonsumsi secara teratur.

Pada dasarnya, tubuh manusia telah mampu memproduksi antioksidan alami gluetathione (GSH) yang berkemampuan untuk menetralisir radikal bebas. Dimana ia ditemukan di hampir seluruh sel hidup. Dalam hal ini, limpa, hati, ginjal, pankreas serta lensa dan kornea telah memiliki konsentrasi tertinggi dalam tubuh manusia.

Namun seiring berjalannya waktu tersebut, radikal bebas tersebut mulai mengakibatkan adanya kerusakan dan juga bisa disebabkan proses penuaan yang membuat jumlah dari glutathione mengalami penurunan. Oleh karena itu, perlu adanya pengonsumsian glutathione untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Manfaat baik dari mengonsumsi gluthation ialah memberikan perlindungan terhadap integritas sel-sel darah merah yang memiliki fungsi untuk memberikan perlindungan terhadap fungsi normal otak. Karena bersifat antioksidan, gluthation tersebut juga mampu menetralkan dan mencegah timbulnya penyakit berbahaya, contohnya kanker yang disebabkan oleh radikal bebas.