Close

April 4, 2017

Apa itu Kolagen / Collagen Dan Apa Manfaatnya?

manfaat dan bahaya kolagen

Selain berbentuk bedak, cream dan vitamin, collagen juga banyak tersedia dalam produk minuman kecantikan yang telah beredar luas di pasaran, baik produk yang asli maupun palsu. Meskipun memiliki dampak yang memuaskan, namun tak sedikit penggunanya yang sering kali memberikan review bahwa kandungan tersebut memiliki efek samping yang kurang baik. Dalam hal ini, dibutuhkan adanya suatu kehati-hatian ketika membeli produk minuman kecantikan yang memiliki kandungan collagen. Cara terbaik untuk menghindari dampak buruknya ialah dengan membeli produk yang telah berlabel BPOM RI, yang tentunya telah memiliki izin edar dan telah dipastikan keamanannya. Lantas, apa sebenarnya collagen itu ? Simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Collagen

Collagen atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama kolagen merupakan sejenis protein struktural utama dalam ruang ekstraseluler di berbagai jaringan ikat yang terdapat dalam tubuh hewan, bahkan kolagen ini dapat dikatakan sebagai komponen utama penyusun jaringan ikat. Oleh karena itu, tak heran jika zat ini memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dan paling banyak pada tubuh hewan mamalia. Bahkan menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti menemukan kandungan protein yang terdapat pada seluruh tubuh hewan ialah sebanyak 5 hingga 35 persen. Dimana zat collagen tersebut terdapat pada tulang, kulit, otot dan jaringan tendon. Fungsi collagen sendiri ialah untuk membentuk kerangka yang mampu menyokong kekuatan dan struktur tubuh.

Berbicara mengenai fungsi collagen dalam produk minuman kecantikan tidak terlepas dari tingginya kadar atau kandungan protein tersebut. Dimana ia sering kali dimanfaatkan untuk perawatan tulang dan kulit. Namun ketika telah memasuki industri, collagen yang berasal dari tubuh hewan ini mengalami proses hidrolisis dan bersifat ireversibel, yakni adanya perubahan hingga menjumpai adanya ketidak setimbangan selama proses berlangsung.

Fakta mengenai Collagen

  1. 1. Kata “kolagen” berasal dari bahasa Yunani “Kolla” yang memiliki arti lem.
  2. Terdapat sekitar 16 jenis collagen, namun hanya sekitar 80 hingga 90 persen dari kolagen yang terdapat dalam tubuh terdiri dari 3 tipe, yakni tipe I, II dan III.
  3. Fibril kolagen di tipe I dapat dikatakan lebih kuat bahkan jika dibandingkan dengan baja.
  4. Protein sendiri mampu membentuk sekitar 20 persen dari massa tubuh, sedangkan collagen mampu membentuk hingga sekitar 30 persen dari protein yang terdapat dalam tubuh manusia.
  5. Zat collagen pada tubuh paling banyak ditemukan pada bagian kulit, tulang dan jaringan ikat.
  6. Balutan collagen rupanya dapat menutup luka karena berkemampuan untuk menarik sel-sel kulit baru.
  7. Collagen berkemampuan untuk memberikan kekuatan dan struktur kulit, dimana ia berperan dalam proses penggantian sel-sel kulit yang telah mati.
  8. Collagen juga dapat dikandung oleh produk-produk medis, dimana ia berasal dari manusia, babi, sapi dan berbagai sumber ovines lainnya.
  9. Seiring bertambahnya usia, produksi collagen mengalami penurunan. Hal ini termasuk bagian dari penuaan instrinsik. Namun tidak hanya masalah usia, collagen juga dapat berkurang karena penuaan ekstrinsik, contohnya terpapar sinar ultraviolet, serta faktor lingkungan lainnya.
  10. Menurunnya produksi collagen rupanya dapat dicegah. Caranya ialah dengan mengontrol berbagai faktor perusaknya, contohnya menghindari paparan sinar matahari secara langsung, meminimalisir pengonsumsian rokok, serta gula yang tinggi.
  11. Produksi collagen dalam tubuh rupanya dapat dipacu dengan terapi. Adapun terapi yang dilakukan ialah memanfaatkan laser dan penggunaan all-trans retinoic acid yang terdapat dalam vitamin A.
  12. Berbagai produk kosmetik dipercaya mampu meningkatkan collagen dengan jumlah yang signifikan, contohnya revitalizing lotions. Namun hal ini rupanya tidak benar karena molekul collagen tersebut rupanya terlalu tinggi untuk mampu diserap oleh kulit.

Meskipun memiliki manfaat yang cukup baik, namun sebelum mengonsumsi produk minuman kecantikan yang mengandung collagen sebaiknya memperhatikan kehalanan dari produk tersebut. Pasalnya, tak sedikit produk minuman kecantikan yang mengandung collagen yang berasal dari hewan yang diharamkan oleh Islam, contohnya babi. Dalam hal ini, sebagai seorang muslim atau muslimah, tentunya Anda dituntut untuk menghindari pengonsumsian produk tersebut.