Close

June 10, 2017

Amankah Minuman yang Mengandung Kolagen dan Gluthation Untuk Dikonsumsi Secara Rutin ?

Kolagen dan Gluthation adalah dua bahan yang sering dicampurkan pada suplemen kecantikan seperti pemutih kulit, pengencang kulit dan masih banyak lagi yang lainnya. Lantas amankan kedua zat tersebut jika dikonsumsi terus menerus oleh para konsumen. Tentu masing – masing memiliki kelebihan dan efek sampingnya tersendiri. Agar lebih jelasnya maka simaklah berikut ini terkait ulasan dari Kolagen dan Gluthation yang membahas mulai dari pengertian hingga keamanan dan kedua zat tersebut. Semoga penjelasan yang kami berikan dapat bermanfat bagi anda.

1.  Kolagen

Kolagen merupakan salah satu protein yang memang menyusun tubuh manusia. Didalam tubuh manusia normalnya terdapat kolagen yang mencapai 30 persen dari protein yang terkandung dalam tubuh. Sementara itu kolagen sendiri adalah struktur organik dari pembangunan tulang, gigi, kulit dan juga otot. Serat kolagen mempunyai daya tahan yang cukup tinggi terhadap segala macam bentuk tekanan.

Dengan sifatnya yang demikian tak heran jika kolagen sering dimanfaatkan sebagai komponen dari produk perawatan wajah dimana kolagen dinilai dapat menghambat penuaan dan mendorong sel  – sel yang ada pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak lagi kolagen. Lantas apakah kelebihan dari kolagen ini. Perlu anda ketahui bahwa kolagen menjadi salah satu komponen pembangun utama yang terdapat pada dermis yang merupakan lapisan terendah yang terdapat pada kulit. Adanya kolagen sangat penting bagi tubuh untuk menjaga kulit menjadi tetap kencang dan juga lentur.

Biasanya kolagen juga sering disamakan dengan kasur  dimana ketika kasur masih dalam kondisi baru maka kasur akan kencang dan juga elastis, berbeda ketika kasur sudah lama digunakan maka kasur akan mulai mengempes. Begitu pula dengan kolagen. Terdapat beberapa alasan yang menyebatkan kolagen dapat rusak yakni diantaranya adalah bertambahnya usia. Hal ini karena ketika kulit masih sehat maka kolagen akan meluncur dengan mudah satu sama lain sehingga kulit akan kembali normal ketika setelah melakukan gerakan. Akan tetapi ketika kolagen sudah tak berfungsi dengan baik maka elastisitas yang dimiliki oleh kulitpun juga akan semakin berkurang.

Pada dasarnya tubuh masnusia memang membutuhkan suplai kolagen yang cukup banyak. Akan tetapi kebutuhan yang cukup banyak ini tak disertai dengan kemudahan memelihara dan mendapatkan kolagen. Faktanya di usia 25 tahun tubuh sudah kehilangan kolagen setidanya 1.5 persen setiap tahunnya sehingga lama kelamanaan kulit akan semakin cepat mengalami keriputan.

Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kolagen ini adalah dengan meminum suplemen kolagen yang kini sudah dijual secara bebas dipasaran. Suplemen kolagen tersebut dapat mengisi kembali persediaan kolagen yang terdapat pada tubuh. Asupan kolagen yang dilakukan secara rutin dapat membantu menghidupkan kembali kulit yang mati dan membuatnya selalu terjaga. Selain itu kolagen yang terpenuhi juga dapat membuat kerutan – kerutan yang ada diwajah menghilang. Tentu tak dapat dipungkiri setiap wanita ingin memiliki tampilan yang sempurna tanpa adanya kerutan kulit diwajah yang sangat menganggu.

Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kolagen sangat aman untuk dikonsumsi oleh para wanita secara rutin. Bahkan mengonsumsi kolagen juga dapat mendatangkan keuntungan tersendiri bagi para pengonsumsinya. Namun meski demikian tetap ada efek samping yang ditimbulkan. Dimana efek samping tersebut dapat dialami oleh para penderita alergi dan sesorang yang mengalamai infeksi ataupun memar. Setelah mendapatkan suntikan biasanya penderita alergi akan merasakan mual, sakit kepala dan juga muntah. Sehingga sebelum melakukan suntik kolagen atau meminum minuman yang mengandung kolagen penting bagi anda untuk memeriksakan terlebih dahulu terkait berapa jumlah suplemen kolagen yang aman untuk anda konsumsi.

2. Gluthation

Gluthation merupakan molekul kecil yang terdiri dari tiga jenis asam amino yakni sistein, glisin dan juga glumat. Hampir diseluruh sel tubuh memiliki molekul kecil yang satu ini. Pada dasarnya glutathion dapat diproduksi oleh tubuh tapa mengonsumsi suplemen sekalipun. Banyak sekali fungsi yang dimiliki oleh Glutathion yakni seperti melawan penyakit dengan menetralisir radikal bebas dan menjaga antioksidan yang lainnya. Tak hanya itu Glutathion juga dapat membantu hati untuk memproses racun membantu sintesis DNA serta protein. Menariknya Glutathion juga memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah penyakit yang sangat berbahaya seperti kanker dan yang lainnya.

Apabila kebutuhan Glutathion dalam tubuh berkurang maka dapat menyebabkan beberapa penyakit yang berhubungan dengan usia muncul seperti Alzheimer dan degenerasi molekul. Adanya sifat antioksidan yang sangat kuat pada gluthation membuat molekul kecil yang satu ini sangat cocok untuk digunakan sebagai suplemem untuk membunuh sel – sel yang cukup merugikan yakni sel tumor, lipoma hingga kanker.

Tak hanya kanker dan penyakit bahaya yang lainnya Gluthation juga dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit asma serta penyakit yang berhubungan dengan saluran napas dan masih banyak lagi yang lainnya Sehingga dapat dikatakan Glutathion memang memiliki fungsi yang sangat banyak bagi tubuh.

Sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwan Glutathion sangat aman untuk dikonsumsi . Bahkan sangat dianjurkan bagi penderita penyakit tertentu. Dosisi yang diperkenankan untuk mengonsumsi gluthation ini adalah mulai dari 10 hingga 20 mg per berat badan. Selama satu hari gluthation dapat dikonsumsi sebanyak dua kali. Efek samping yang ditimbulkannyapun juga tak berbahaya yakni hanya akan terjadinya alergi ringan yang tak akan berlangsung lama.  Sehingga anda tak perlu khawatir akan bahaya yang ditimbulkan oleh Glutathion jika anda sudah meminumnya sesuai dengan dosis yang dianjurkan.